Seleksi Paskibraka DKI Jakarta Tahun 2017
1 Jun 2017 , kegiatan

     Seminggu yang lalu, 60 orang CAPASKA dari wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat yang terdiri dari 30 pasang telah melaksanakan kegiatan seleksi PASKIBRAKA untuk tingkat Provinsi DKI Jakarta. Seleksi provinsi ini sendiri memakan waktu 3 hari masa seleksi dan 1 hari sebelumnya dilaksanakan Latihan Gabungan. Tentunya, para peserta terdiri dari seluruh wilayah/kota di Provinsi DKI Jakarta, mulai dari Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, hingga Kepulauan Seribu.

     Seminggu sebelum seleksi, CAPASKA Jakarta Barat telah diminta melengkapi administrasi untuk pelaksanaan seleksi Provinsi. Setelah melengkapi administrasi, CAPASKA pun mulai mempersiapkan perlengkapan untuk 3 hari dikarantina ketika masa seleksi berlangsung. Tidak hanya untuk seleksi, CAPASKA pun harus mempersiapkan perlengkapan Latihan Gabungan se-Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan sehari sebelum seleksi.

     Seminggu berlalu, akhirnya pada hari Senin, 15 Mei 2017 CAPASKA melaksanakan Latihan Gabungan di Buperta Cibubur, Jakarta Selatan. Kegiatan Latihan Gabungan ini dalam rangka mempersiapkan peserta untuk melaksanakan seleksi keesokan harinya. Peserta Latgab (Latihan Gabungan) berlatih baris-berbaris, juga diberikan materi Kepaskibrakaan. Setelah Latgab usai, CAPASKA Jakarta Barat pun pulang dan harus mempersiapkan diri untuk seleksi esok hari, karena seleksi lah yang merupakan ujian sesungguhnya bagi mereka.

     Selasa, 16 Mei 2017 adalah hari pertama seleksi tingkat Provinsi. CAPASKA dari Jakarta Barat diminta untuk berkumpul di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat pada pukul 5 pagi. Namun, dikarenakan ada salah satu CAPASKA yang sakit sehingga berhalangan untuk ikut seleksi, maka peserta dari Jakarta Barat pun hanya 59 orang, yang terdiri dari 29 putra dan 30 putri. Setelah semuanya berkumpul, mereka berangkat pukul 5.30 dengan diantar bus pariwisata menuju Buperta Cibubur. Sesampainya disana, CAPASKA langsung melaksanakan registrasi dengan mengambil nomor peserta berkode B yang artinya dari wilayah Jakarta Barat. Dan dengan begitu, para senior 2016 dari DKI mengambil alih tanggung jawab atas seluruh CAPASKA dari kakak-kakak senior asal wilayahnya masing-masing. Hari pertama seleksi difokuskan untuk tes kesehatan, samapta, dan PBB. Karena dilakukan bergantian, CAPASKA dari Jakarta Barat mendapati giliran tes kesehatan dan samapta lebih awal. Mereka sangat antusias dan penuh ambisi untuk lolos bila dilihat dari semangat mereka melaksanakan tes lari. Matahari sangat terik, tepatnya jam 12 seluruh kegiatan dihentikan sementara untuk Ishoma. Setelah selesai Shalat Dzuhur dan makan siang, kegiatan dilanjutkan untuk acara pembukaan yang dihadiri oleh Pengurus PPI tingkat Provinsi dan masing-masing wilayah hingga para pejabat dari sfuku dinas kepemudaan. Meski terlihat mengantuk, seusai acara pembukaan CAPASKA kembali bersemangat mengikuti tes PBB. Disiplin baris berbaris yang telah diajarkan kakak-kakak senior di Jakarta Barat, mereka tampilkan ketika tes berlangsung. Mereka juga diuji kelantangan suaranya dengan dimita untuk memberi aba-aba langkah tegap maju. Mereka pun bersuara dengan lantang, meskipun ada beberapa peserta yang salah mengucapkan kata 'tegap' menjadi 'tegak'. Kegiatan tes masih berlanjut hingga pukul 19.00, yaitu tes tertulis. Seusai seluruh kegiatan tes hari pertama, CAPASKA dibawa ke Wisma masing-masing dengan satu kelompoknya terdiri dari peserta dari berbagai macam wilayah.

     Hari kedua dilanjutkan dengan tes kemampuan pribadi dan wawancara. Tes kemampuan pribadi ini memakan waktu yang sangat lama, karena seluruh peserta harus menampilkan bakat atau keseniannya satu per satu di atas panggung. Peserta lain yang sudah melaksanakan tes kemampuan diri/seni ini diantar kakak pendampingnya menuju meja wawancara. Kegiatan setelah itu adalah PANTUKHIR (Pantauan Terakhir). Para peserta dipantau oleh kakak-kakak tim penilai, barulah CAPASKA dapat kembali ke wismanya masing-masing.

     Hari ketiga, peserta hanya kembali melaksanakan PANTUKHIR. Namun dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan pita berwarna hijau, merah, oranye, dan biru. CAPASKA yang belum atau sudah melaksanakan PANTUKHIR diajak bercanda ria oleh kakak-kakak senior Provinsi. Mereka sangat senang ketika melakukan yel-yel bersama-sama. Namun, situasi penuh canda tersebut mulai memudar kala persiapan penutupan seleksi. Pada penutupan seleksi, diumumkan 66 CAPASKA yang lolos ke tingkat Provinsi dan 4 CAPASKA lainnya (2 putra dan 2 putri) dipilih sebagai Calon PASKIBRAKA tingkat Nasional (CAPASNAS) mewakili Provinsi DKI Jakarta. Semua tampak berdoa dan tegang. Pengumuman pun dibacakan, dan akhirnya terpilih lah 66 CAPASKA DKI Jakarta dari masing-masing wilayah. 2 pasang CAPASNAS yang terpilih 3 diantaranya dari wilayah Jakarta Selatan, dan yang lainnya dari wilayah Jakarta Timur. Sangat disyukuri bahwa CAPASKA dari Jakarta Barat berhasil lolos 5 pasang ke tingkat Provinsi.

     Para peserta lain pun terlihat sedih dan tertunduk karena tidak terpilih. Namun mereka tetap bersorak dan mengapresiasi teman-teman mereka yang terpilih ke tingkat Provinsi. Sementara itu CAPASKA yang sudah terpilih dibawa ke luar Aula untuk acara Welcoming CAPASKA DKI 2017. Setelah semuanya berakhir, CAPASKA Jakarta Barat sudah berkemas dan berkumpul untuk kembali pulang. Meskipun terlihat lesu, di dalam bus mereka saling bertukar cerita mengenai pengalaman mereka berkumpul dengan teman-teman dari lain wilayah, bahkan mereka saling memberi ID Social Media masing-masing. Namun begitu, kondisi yang sangat letih tetap tidak menyurutkan semangat mereka untuk berjuang agar terpilih menjadi PASKIBRAKA wilayah Jakarta Barat yang akan diumumkan pada hari Minggu, 21 Mei 2017.